Fiksi
Terbit
Fiksi
Terbit
SECANGKIR SUNYI DI MEJA AKAD
Cari Publish Jaya SECANGKIR SUNYI DI MEJA AKAD di Google
ISBN Cetak
9786340552775
ISBN Terbit
eISBN / ISBN Digital
—
Belum Diajukan
Buku CetakRp67.000
Sinopsis
Secangkir Sunyi di Meja Akad mengisahkan perjalanan Nathan dalam memahami bahwa cinta tidak selalu berarti memiliki. Berawal dari pertemuan sederhana dengan Putri, sebuah senyuman dan percakapan perlahan menumbuhkan perasaan yang begitu dalam. Namun, Putri pergi tanpa memberikan penjelasan, meninggalkan Nathan bersama rindu dan pertanyaan yang tidak pernah mendapatkan jawaban.
Waktu berlalu, hingga Nathan bertemu Jihan, seorang perempuan yang hadir dengan kesabaran dan ketulusan. Jihan tidak memaksanya melupakan masa lalu, tetapi memberinya ruang untuk belajar mencintai kembali. Pada akhirnya, Nathan memilih Jihan, membangun rumah tangga, dan menemukan kebahagiaan dalam kehidupan yang baru.
Bertahun-tahun kemudian, Nathan kembali dipertemukan dengan Putri. Pertemuan itu tidak membawa mereka kembali pada kisah lama. Justru dari sana Nathan menyadari bahwa mengenang seseorang bukan berarti ingin kembali kepadanya. Ada cinta yang cukup disimpan sebagai bagian dari masa lalu, sementara kehidupan harus tetap dipilih dan dijalani.
Di antara kenangan, secangkir kopi yang selalu tersisa, dan sebuah meja akad yang menjadi saksi pilihan hidup, Nathan belajar bahwa mencintai bukan hanya tentang siapa yang pernah membuat hati berdebar, tetapi juga tentang siapa yang dipilih untuk tetap tinggal.
Waktu berlalu, hingga Nathan bertemu Jihan, seorang perempuan yang hadir dengan kesabaran dan ketulusan. Jihan tidak memaksanya melupakan masa lalu, tetapi memberinya ruang untuk belajar mencintai kembali. Pada akhirnya, Nathan memilih Jihan, membangun rumah tangga, dan menemukan kebahagiaan dalam kehidupan yang baru.
Bertahun-tahun kemudian, Nathan kembali dipertemukan dengan Putri. Pertemuan itu tidak membawa mereka kembali pada kisah lama. Justru dari sana Nathan menyadari bahwa mengenang seseorang bukan berarti ingin kembali kepadanya. Ada cinta yang cukup disimpan sebagai bagian dari masa lalu, sementara kehidupan harus tetap dipilih dan dijalani.
Di antara kenangan, secangkir kopi yang selalu tersisa, dan sebuah meja akad yang menjadi saksi pilihan hidup, Nathan belajar bahwa mencintai bukan hanya tentang siapa yang pernah membuat hati berdebar, tetapi juga tentang siapa yang dipilih untuk tetap tinggal.
Highlight Buku
* Perjalanan cinta Nathan dari pertemuan, kehilangan, hingga menemukan kembali arti mencintai.
* Kisah tentang seseorang dari masa lalu yang tidak selalu harus kembali menjadi bagian dari masa depan.
* Jihan sebagai sosok yang mengajarkan Nathan bahwa cinta juga berarti menerima dan memilih untuk tetap bersama.
* Pergulatan antara kenangan lama dan kehidupan yang sedang dijalani.
* Pertemuan kembali dengan seseorang yang pernah dicintai, tetapi tidak selalu berarti harus kembali.
* Makna pernikahan sebagai sebuah pilihan untuk menetap dan membangun kehidupan bersama.
* Simbol secangkir kopi yang menggambarkan ketakutan terhadap kehilangan dan proses berdamai dengan masa lalu.
* Pesan tentang keikhlasan, kesetiaan, penerimaan, dan keberanian untuk memilih kehidupan yang sedang dimiliki.
* Kisah tentang seseorang dari masa lalu yang tidak selalu harus kembali menjadi bagian dari masa depan.
* Jihan sebagai sosok yang mengajarkan Nathan bahwa cinta juga berarti menerima dan memilih untuk tetap bersama.
* Pergulatan antara kenangan lama dan kehidupan yang sedang dijalani.
* Pertemuan kembali dengan seseorang yang pernah dicintai, tetapi tidak selalu berarti harus kembali.
* Makna pernikahan sebagai sebuah pilihan untuk menetap dan membangun kehidupan bersama.
* Simbol secangkir kopi yang menggambarkan ketakutan terhadap kehilangan dan proses berdamai dengan masa lalu.
* Pesan tentang keikhlasan, kesetiaan, penerimaan, dan keberanian untuk memilih kehidupan yang sedang dimiliki.
Buku ini cocok untuk
Semua Umur
Daftar Isi
Prakata Penulis .............................................................................. iii
Daftar Isi ....................................................................................... iv
CHAPTER 1 Secangkir Pertama ............................................... 1
CHAPTER 2 Seseorang yang Mulai Ditunggu........................... 4
CHAPTER 3 Kamu Tersenyum, Aku Jatuh Cinta ..................... 7
CHAPTER 4 Hal-Hal yang Tidak Pernah Diucapkan ............. 10
CHAPTER 5 Hari Ketika Semuanya Berubah ........................ 13
CHAPTER 6 Nomor yang Perlahan Menjadi Asing ............... 17
CHAPTER 7 Tidak Semua Rindu Berhak Mendapat Kabar ... 20
CHAPTER 8 Secangkir Kopi yang Selalu Tersisa .................. 23
CHAPTER 9 Jihan ................................................................... 26iv
CHAPTER 10 Perempuan yang Tidak Banyak Bertanya ........ 29
CHAPTER 11 Nama yang Tidak Pernah Disebut ..................... 32
CHAPTER 12 Aku Memilihmu ............................................... 35
CHAPTER 13 Sebelum Akad .................................................. 39
CHAPTER 14 Secangkir Sunyi di Meja Akad ........................ 46
CHAPTER 15 Rumah yang Baru ............................................ 49
CHAPTER 16 Tahun-Tahun yang Berlalu ............................... 54
CHAPTER 17 Maaf, Aku Tidak Menyapamu ......................... 59
CHAPTER 18 Tiga Kehidupan ................................................ 63
Profil Penulis ................................................................................ 72
Daftar Isi ....................................................................................... iv
CHAPTER 1 Secangkir Pertama ............................................... 1
CHAPTER 2 Seseorang yang Mulai Ditunggu........................... 4
CHAPTER 3 Kamu Tersenyum, Aku Jatuh Cinta ..................... 7
CHAPTER 4 Hal-Hal yang Tidak Pernah Diucapkan ............. 10
CHAPTER 5 Hari Ketika Semuanya Berubah ........................ 13
CHAPTER 6 Nomor yang Perlahan Menjadi Asing ............... 17
CHAPTER 7 Tidak Semua Rindu Berhak Mendapat Kabar ... 20
CHAPTER 8 Secangkir Kopi yang Selalu Tersisa .................. 23
CHAPTER 9 Jihan ................................................................... 26iv
CHAPTER 10 Perempuan yang Tidak Banyak Bertanya ........ 29
CHAPTER 11 Nama yang Tidak Pernah Disebut ..................... 32
CHAPTER 12 Aku Memilihmu ............................................... 35
CHAPTER 13 Sebelum Akad .................................................. 39
CHAPTER 14 Secangkir Sunyi di Meja Akad ........................ 46
CHAPTER 15 Rumah yang Baru ............................................ 49
CHAPTER 16 Tahun-Tahun yang Berlalu ............................... 54
CHAPTER 17 Maaf, Aku Tidak Menyapamu ......................... 59
CHAPTER 18 Tiga Kehidupan ................................................ 63
Profil Penulis ................................................................................ 72
REKOMENDASI


