Lewati ke konten
Website resmi PT PUBLISH JAYA PUSTAKA
Publish Jaya Navigasi
Beranda / Buku / SANTHI Fatamorgana dalam Perspektif Agama Hindu
Non Fiksi
Segera Terbit Cover SANTHI Fatamorgana dalam Perspektif Agama Hindu
Non Fiksi Segera Terbit

SANTHI Fatamorgana dalam Perspektif Agama Hindu

Cari Publish Jaya SANTHI Fatamorgana dalam Perspektif Agama Hindu di Google
ISBN Cetak Dalam Proses Dalam Proses
eISBN / ISBN Digital — Belum Diajukan
Buku CetakRp128.000
Penerbit Penerbit Publish Jaya
Tahun Terbit 2026
Halaman 153
Ukuran A5
TENTANG BUKU

Sinopsis

SANTHI Fatamorgana dalam Perspektif Agama Hindu merupakan sebuah refleksi kritis mengenai agama, tradisi, karma, kelahiran kembali, dan kehidupan masyarakat Hindu Bali. Buku ini berangkat dari pertanyaan-pertanyaan sederhana yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari, tetapi jarang dibahas secara tuntas: mengapa manusia lahir dalam keadaan berbeda, benarkah karma menentukan kehidupan, siapa yang lahir kembali, mengapa garis keturunan purusa begitu penting, mengapa Hindu Bali memiliki bentuk yang berbeda dengan Hindu di India, serta apakah upacara tertentu benar-benar dapat mengubah nasib.
Dengan memadukan ajaran dalam Weda, Upanisad, Bhagawadgita, sastra Hindu, tradisi Bali, serta pendekatan nalar seperti biologi, psikologi, antropologi, dan filsafat ilmu, buku ini tidak bermaksud menertawakan keyakinan ataupun menghakimi tradisi. Sebaliknya, pembaca diajak untuk melihat secara jujur mana yang bersumber dari ajaran, mana yang merupakan kebiasaan masyarakat, mana yang dapat diuji secara ilmiah, dan mana yang masih berada dalam wilayah keyakinan.
embahasan kemudian bergerak dari santhi dan tujuan kehidupan, menuju persoalan karma dan perbedaan nasib manusia, dilanjutkan dengan kelahiran kembali, meluasang, dan garis purusa, hingga pertanyaan tentang mengapa Hindu Bali memiliki wajah yang berbeda dari Hindu di India. Buku ini juga membahas praktik seperti ototan, bayuh oton, dan pemujaan leluhur, bukan sekadar sebagai ritual, tetapi sebagai fenomena yang dapat dipahami melalui ajaran, sejarah, dan kehidupan masyarakat.
Istilah “faktamorgana” digunakan sebagai gambaran tentang sesuatu yang mungkin tidak dapat disentuh atau dibuktikan secara langsung, tetapi memiliki pengaruh nyata dalam kehidupan manusia. Karma, atma, dan kelahiran kembali, misalnya, tidak dapat ditimbang di laboratorium, tetapi keyakinan terhadapnya telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat Bali.
Buku ini membawa pembaca kembali kepada makna santhi—kedamaian yang muncul ketika pikiran yang bergolak mulai reda. Santhi bukan sekadar salam atau ucapan, melainkan sebuah keadaan batin dan jalan untuk menjalani kehidupan dengan lebih jernih. SANTHI Faktamorgana mengajak pembaca untuk tidak takut pada pertanyaan, tidak tergesa-gesa dalam menyimpulkan, dan berani mengatakan “di sini kita belum tahu” ketika memang belum ada jawaban yang dapat dipastikan.

Highlight Buku

Buku SANTHI Fatamorgana dalam Perspektif Agama Hindu mengajak pembaca menelusuri karma, kelahiran kembali, tradisi Hindu Bali, dan makna santhi melalui perpaduan ajaran agama, budaya, serta nalar kritis untuk menemukan pemahaman dan kedamaian dalam kehidupan.

Buku ini cocok untuk

Umum

Daftar Isi

Kata Pengantar Penulis v
Prawacana Pertanyaan yang Dibisikkan viii
Daftar Isi xiv
BAB 1 Tiga Kali Damai 1
BAB 2 Antara Ada dan Tiada 11
BAB 3 Bahagia yang Tidak Meminjam 21
BAB 4 Garis Start yang Tidak Sama 32
BAB 5 Timbangan yang Tak Terlihat 43
BAB 6 Naik Kelas atau Pulang 53
BAB 7 Berganti Baju 62
Bab 8. Satu Kakek, Tiga Cucu 73
Bab 9. Benih dan Ladang 83
BAB 10 Satu Weda, Banyak Wajah 94
BAB 11 Membayar Kelahiran 105
BAB 12 Santhi sebagai Jalan Pulang 116
Glosarium 126
Daftar Referensi 130
Profil Penulis 134
REKOMENDASI

Buku Terkait

Chat WhatsApp