Lewati ke konten
Website resmi PT PUBLISH JAYA PUSTAKA
Publish Jaya Navigasi
Beranda / Buku / Pembelajaran Kooperatif untuk Mengenali dan Mengembangkan Potensi Kecerdasan Jamak Anak
Non Fiksi
Terbit Cover Pembelajaran Kooperatif untuk Mengenali dan Mengembangkan Potensi Kecerdasan Jamak Anak
Non Fiksi Terbit

Pembelajaran Kooperatif untuk Mengenali dan Mengembangkan Potensi Kecerdasan Jamak Anak

Cari Publish Jaya Pembelajaran Kooperatif untuk Mengenali dan Mengembangkan Potensi Kecerdasan Jamak Anak di Google
ISBN Cetak 9786340557770 ISBN Terbit
eISBN / ISBN Digital — Belum Diajukan
Buku CetakRp50.000
Penerbit Penerbit Publish Jaya
Tahun Terbit 2026
Halaman 121
Ukuran A5
TENTANG BUKU

Sinopsis

Buku Pembelajaran Kooperatif untuk Mengenali dan Mengembangkan Potensi Kecerdasan Jamak Anak karya Salman Tanjung, M.Pd. membahas pentingnya menciptakan proses pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik. Buku ini berangkat dari kebutuhan pendidikan untuk beralih dari pembelajaran yang berorientasi pada guru menuju pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif.

Pembahasan diawali dengan konsep kurikulum dan pengembangannya, termasuk perubahan kurikulum di Indonesia dari masa ke masa hingga Kurikulum Merdeka. Buku menekankan bahwa kurikulum perlu bersifat dinamis dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan sosial serta kebutuhan peserta didik.

Selanjutnya, buku mengulas pendidikan di era milenial dan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Peserta didik tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan, tetapi juga kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, dan inovasi. Karena itu, pembelajaran perlu dirancang agar siswa aktif dan terlibat dalam berbagai aktivitas belajar.

Bagian utama buku membahas pembelajaran kooperatif beserta berbagai modelnya, seperti STAD, Jigsaw, Group Investigation, Think Pair Share, dan Numbered Heads Together. Model-model tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar bersama, berdiskusi, bertukar gagasan, mengembangkan keterampilan sosial, serta bertanggung jawab terhadap proses belajar kelompok maupun individu.

Buku kemudian mengaitkan pembelajaran dengan teori behavioristik dan perkembangan perilaku manusia. Pada bagian akhir, pembahasan diarahkan pada kecerdasan jamak anak dengan penekanan bahwa setiap anak memiliki kemampuan, bakat, minat, dan potensi yang berbeda. Oleh karena itu, guru dan orang tua perlu mengenali potensi tersebut agar dapat memberikan kesempatan serta dukungan yang sesuai untuk mengembangkannya secara optimal.

Secara keseluruhan, buku ini menjadi bahan bacaan bagi pendidik untuk memahami bagaimana pembelajaran kooperatif dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, inklusif, dan mampu memberikan ruang bagi keberagaman potensi kecerdasan anak.

Highlight Buku

* Pembelajaran berpusat pada peserta didik — menekankan proses belajar yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
* Pendidikan era milenial — membahas perubahan pendidikan yang berkaitan dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran abad ke-21.
* Kurikulum dan pengalaman belajar — kurikulum tidak hanya terbatas pada mata pelajaran, tetapi mencakup berbagai pengalaman belajar yang menjadi tanggung jawab sekolah.
* Pembelajaran kooperatif — siswa belajar melalui kerja sama, interaksi, diskusi, dan saling membantu dalam kelompok.
* Model STAD — terdiri atas penyampaian materi, belajar dalam tim, kuis atau tes individu, serta pemberian penghargaan kepada kelompok.
* Model Jigsaw — siswa mempelajari bagian materi tertentu dalam kelompok ahli kemudian menjelaskan kembali kepada anggota kelompok asal.
* Group Investigation — siswa memilih topik, melakukan penyelidikan secara mendalam, menganalisis informasi, kemudian menyusun dan mempresentasikan hasilnya.
* Think Pair Share — memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir, berdiskusi berpasangan, dan membagikan pendapat kepada kelompok atau kelas.
* Numbered Heads Together (NHT) — mendorong siswa berdiskusi bersama, berbagi tugas, menyampaikan pendapat, dan bertanggung jawab terhadap hasil kelompok.
* Pengembangan keterampilan sosial — pembelajaran kooperatif membantu siswa belajar bekerja sama, menghargai pendapat, berkomunikasi, dan menerima perbedaan.
* Teori behavioristik — menjelaskan perilaku manusia melalui hubungan stimulus dan respons serta pengaruh lingkungan terhadap perubahan perilaku.
* Kecerdasan jamak anak — setiap anak memiliki kemampuan, kecerdasan, bakat, dan minat yang berbeda sehingga perlu dikenali dan dikembangkan secara tepat.
* Peran guru dan orang tua — guru dan orang tua memiliki peran penting dalam mengenali potensi anak serta memberikan arahan yang sesuai agar perkembangan kemampuan anak dapat berlangsung secara optimal.

Buku ini cocok untuk

Semua Umur

Daftar Isi

SAMBUTAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN
KABUPATEN SIAK .............................................. v
KATA PENGANTAR .......................................... viii
DAFTAR ISI ....................................................... x
BAGIAN SATU PENDAHULUAN .......................... 1
BAGIAN DUA PENDIDIKAN ERA MILENIAL ..... 29
BAGIAN TIGA PEMBELAJARAN KOOPERATIF .. 40
BAGIAN EMPAT TEORI BEHAVIORISTIK –
TEORI PERILAKU MANUSIA ............................ 73
BAGIAN LIMA MENGENALI DAN
MENGEMBANGKAN KECERDASAN JAMAK ANAK
........................................................................ 82
DAFTAR REFERENSI ...................................... 104
PROFIL PENULIS ........................................... 110
REKOMENDASI

Buku Terkait

Chat WhatsApp